PT Dirgahayu? Apaan tuh?
Hehe, jadi ceritanya, Total E&P Indonesie ini memang low profile. Ada alasannya sih, yang membuat kantor TEPI berbeda dengan kantor-kantor biasanya dimana terdapat nama perusahaan super besar di gerbang utamanya, TEPI ini tidak mempunyai lambang atau tulisan besar di gerbangnya. Yang besar malah tulisan “Dirgahayu Republik Indonesia ke-…”. Kadang di tempat lain, bahkan tulisan-tulisan seperti “Safety First”, nama site, dan lain sebagainya berukuran 3 sampai 4 kali lebih besar daripada nama “Total”nya sendiri. Aneh. Akhirnya malah kadang jadi candaan sama mentor saya: “Kamu nanti bakal ditanyain tuh kalo liat foto-foto kamu. Kamu sebenernya kerja praktik dimana sih? PT Dirgahayu, PT Safety First, PT Senipah, atau apa?”. Yah, begitulah.
Mengenai pengalaman saya dua minggu ini, yah mungkin kalau dibandingkan dengan dua minggu pertama, mungkin nggak banyak pengalaman baru yang saya alami. Satu hadiah menyenangkan buat saya di dua minggu ini adalah kedatangan rombongan lanjutan OJT yang beranggotakan 2 orang lelaki (yang entah saya nggak tau siapa) dan 2 orang perempuan (1 orang TL ITB dan 1 orang Fasilkom UI). Saya sangat senang. Karena selain karena geng OJT jadi tambah ramai, adalah salah satu dari cewek ngekost di kost saya saat ini. Saya yang selama dua minggu lebih banyak berinteraksi dengan bapak-bapak beranak satu dan lelaki-lelaki serombongan OJT kemudian merasa sangat bahagia karena akhirnya bisa ngobrol panjaaaaaang dengan cewek seumuran :’).
Kehidupan kantor memang lebih biasa aja dibandingkan sebelumnya, karena kebetulan mentor saya juga nggak bisa banyak ngajakin “jalan-jalan” lagi karena nggak ada perlu (itulah nggak enaknya jadi orang IT karena kalo yang enviro, field operation, construction, dan lain-lain pada bisa ke site dengan sering). Padahal, pergi ke site itu menyenangkan banget lho. Soalnya bukan cuma dapet jalan-jalannya, tapi juga makan gratis di restaurant site tersebut, dan kalo nginep bahkan bisa hidup enak makan 4 kali sehari (breakfast, lunch, dinner, midnight), baju di laundry-in (gratis) semua, fasilitas olahraga dan refreshing gratis. Pokoknya enak deh (kata teman saya sih gitu, soalnya saya nggak pernah nginep di site).
Saya sempat sih mengunjungi site hari Rabu, dan harusnya juga di hari Kamis. Sayangnya, di hari Kamis, kunjungan kami ke site ditunda karena transportasi untuk membawa kami ke site paling jauh di TEPI itu nggak bisa berangkat karena cuaca buruk. Padahal saya udah excited banget mau berangkat hari tersebut karena saya akhirnya bisa naik chopper (lagi) dan bisa foto-foto (lagi). Ah, ya sudah lah, saya memang sedang tidak beruntung sepertinya.
Ah, ada satu hal yang menarik. Saya sempat melihat biawak dari kaca kantor. Iya, biawak beneran. Dan di kantor beneran (meskipun di luar ruangan). Sayangnya nggak sempat saya fotoooooo. Aaaaaaaa sedih
. Semoga nanti-nanti bisa lihat lagi deh. Soalnya katanya disini memang banyak, ada yang besar malah katanya. Tapi belum pernah lihat sebelum ini.
Satu info tentang OJT di Total. Di akhir masa OJT, kami diminta membuat laporan mengenai kegiatan kami disini (yaa, intinya laporan KP lah yaa). Laporan tersebut harus dikumpulkan seminggu sebelum kepulangan, bahkan. Dan kami nggak akan bisa pulang kalau tidak mengumpulkan laporan tersebut. Masalahnya (Entah masalah atau bukan sih), berhubung semua dokumen di TEPI menggunakan Bahasa Inggris, head of service (bos) tempat saya bekerja meminta saya menggunakan Bahasa Inggris dalam membuat laporan. Dan saya belum mulai bikin padahal tinggal 3 minggu lagi harus dikumpulkan. Huft~ semoga semua lancar deh.
–
Gita Desrianti